Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com

Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com - Hallo sahabat SEMUA PENGETAHUAN, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com
link : Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com

Baca juga


Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com

Suara.com - Regulasi Internasional Mobile Equipment Identity (IMEI) yang bakal diterapkan pemerintah mulai April 2020 dinilai memberi pengaruh positif terhadap minat konsumen untuk memiliki ponsel resmi.

“Rencana pemerintah untuk menerapkan IMEI ini sangat berpengaruh walaupun pemerintah baru akan menerapkan 18 April. Efek dari penerapan ini ternyata sudah berdampak ke konsumen untuk mulai berpikir kalau beli baiknya yang bergaransi resmi,” ujar Director of Marketing and Communications PT Erajaya Swasembada, Djatmiko Wardoyo, di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Menurut dia, regulasi IMEI juga menguntungkan negara dengan adanya potensi penambahan pendapatan dari pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen.

Tidak hanya itu, Djatmiko melihat regulasi IMEI juga akan menguntungkan konsumen dengan adanya jaminan dan layanan purnajual yang jelas.

Rencana penerapan IMEI tersebut, bahkan sudah terlihat dalam peluncuran iPhone 11 Series yang resmi dijual Erajaya hari ini lewat Registration of Interest (ROI) yang telah dilakukan sebelumnya.

Namun, Djatmiko enggan mengungkap jumlah ROI dari iPhone 11 Series. Dia hanya menyebutkan iPhone 11 memiliki peminat yang paling besar dibanding iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max.

“Apple adalah produk yang high-value, tentu saja tidak bisa dibandingkan dengan brand-brand yang secara value lebih rendah. Kita mengelola iBox sebagai monobrand store khusus Apple, Erafone sabagai multibrand,” kata Djatmiko.

Penjualan rata-rata iBox, lanjut Djatmiko, jauh lebih tinggi dibanding toko-toko Erafone lainnya. Value yang tinggi, menurut dia, tidak dapat dikaitkan dengan jumlah kontribusi.

“Yang kita lihat bukan melulu kontribusi, tapi dalam hal positioning, Apple punya portofolio. Value gede belum tentu kuantitasnya banyak. Industri ini ada high volume dan value,” kata dia.

Lebih jauh, Djatmiko berpendapat regulasi IMEI akan berdampak langsung pada jumlah penjualan ponsel black market atau BM.

“Pasti berdampak signifikan pengurangan BM di Indonesia. Kita sangat optimistis dan menyambut baik inisiatif ini,” ujar Djatmiko. [Antara]

Let's block ads! (Why?)



Teknologi - Terkini - Google Berita
December 06, 2019 at 09:55PM
https://ift.tt/38acHk1

Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com
Teknologi - Terkini - Google Berita
https://ift.tt/2ZG5aJj


Demikianlah Artikel Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com

Sekianlah artikel Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com dengan alamat link https://semuapengetahuancap.blogspot.com/2019/12/meski-belum-berlaku-aturan-imei-sudah.html

0 Response to "Meski Belum Berlaku, Aturan IMEI Sudah Dorong Konsumen Beli Ponsel Resmi - Suara.com"

Post a Comment